Tidak ada waktu merupakan alasan klasik ketika belajar pemrograman. Untuk mengatasi hal tersebut kita harus memiliki target belajar. Misalnya dalam waktu satu minggu harus sudah bisa memahami konsep perulangan dalam pemrograman. Target lain yang bisa dicoba adalah target waktu, misal belajar 3,5 jam per minggu atau sama dengan 30 menit per hari. Durasi waktu belajar bisa disesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang Anda miliki.
*Membuka Kesempatan untuk Beriklan Bersama Kami.!!! Dapatkan CAMPAIGN AFILIASI.
Dengan memiliki target dan mengalokasikan waktu, maka Anda akan lebih terarah dan memiliki pencapaian belajar yang lebih terukur. Perlu diperhatikan juga bahwa bukan berarti semakin banyak waktu yang Anda alokasikan untuk belajar akan menghasilkan hasil yang baik. Misal Anda mengalokasikan waktu 60 jam per minggu untuk belajar pemrograman atau lebih banyak. Hasil yang didapatkan bisa saja kurang efektif karena terlalu lelah atau memaksakan diri. Kecuali kalau Anda benar-benar tidak terpaksa melakukannya, tetapi cara tersebut sebaiknya dihindari. Mengapa?
Otak kita bila dipaksakan, maka ia akan memproses informasi secara tidak efektif. Selain itu bisa menciptakan sebuah illusion of proficiency atau bisa disebut ilusi kemahiran. Memang benar semua seolah teringat dengan jelas di kepala Anda dan tampak mudah. Namun, ketika berhenti belajar misal dalam waktu sebulan, maka Anda dapat lupa apa yang telah dipelajari sebelumnya atau sering disebut dengan forgetting curve atau kurva lupa [1].
Untuk mengatasi permasalahan di atas maka kita dapat menerapkan pola belajar dalam waktu singkat dan dilakukan secara kontinu. Hal tersebut dilakukan supaya otak memiliki waktu untuk memproses setiap informasi dan tidak cepat lelah. Maksud dari kontinu di atas adalah dilakukan secara berulang-ulang dan mengingat kembali apa yang telah dipelajari. Misal Anda telah belajar selama 30 menit pada pukul 19.00, maka keesokan harinya sebelum Anda memulai belajar kembali harus mengingat apa yang telah dipelajari kemarin. Lakukan secara teratur maka proses belajar Anda akan menyenangkan.
Mulai dari yang Sederhana
Dalam memulai belajar pemrograman jangan langsung loncat belajar yang sulit. Seperti sebuah pesan bijak, “Sesuatu yang besar dimulai dari langkah yang kecil” maka kita harus mulai melangkah dari yang paling sederhana dulu. Mulailah belajar mengenal penulisan sintaks, logika pemrograman seperti percabangan atau perulangan, dan beberapa hal dasar lainnya. Layaknya sebuah bangunan yang megah, kita harus memperkuat fondasinya. Jika fondasi kita sudah kuat maka untuk membangun bangunan apa pun di atasnya pasti tidak akan roboh. Begitu pula dengan pemrograman jika kita memperkuat hal yang paling dasar seperti logika pemrograman, penulisan pemrograman, dsb maka pengembangannya akan lebih mudah.
Perhatikan Kondisi Tempat Belajar
Lingkungan tempat Anda belajar juga mempengaruhi kemampuan kita dalam mempelajari sesuatu. Pernahkah Anda mengalami blank atau tidak bisa mengingat apapun ketika masuk ruang kelas saat ujian semester? Ketika Anda belajar di rumah, maka Anda akan merasa nyaman dan bisa berpikir jernih. Namun, ketika sudah di depan kertas ujian Anda bingung harus menjawab pertanyaan yang ada.
Hal tersebut terjadi karena otak Anda berasosiasi sesuai dengan konteks di mana Anda sedang mempelajari sesuatu. Dalam proses belajar, tempat atau suasana sangat penting supaya informasi yang kita pelajari bisa cepat kita serap. Pastikan tempat yang Anda gunakan sesuai dengan Anda karena tingkat kenyamanan setiap orang berbeda-beda. Selain itu usahakan mencari tempat yang jauh dari distraksi atau gangguan misal seperti suara bising kendaraan bermotor atau lalu lalang orang lewat.
enawaran Promo Produk Terbaik (Motor Baru Tunai/Kredit, Elektronik & Furniture) dan Voucher serta CashBack Melimpah.! Lebih Mudah, Cepat & Aman Powered By. Arsuda Group
0 Komentar